Contoh Feature dan Cara Membuatnya

Contoh Feature dan Cara Membuatnya

Berbicara mengenai feature, ada beberapa jenis di dalamnya. Buat kamu yang sedang mencari tahu pengertian dari feature dan contohnya, kamu wajib baca artikel Contoh Feature Sosok dan Cara Membuatnya. Biar kamu engga salah dan kebingungan menuliskan fature. Yuk, simak penjelasannya!

Pengertian dan Jenis-jenis Feature

Menurut Tri Ayu Andani Nasution, S.I.Kom, bahwa Feature adalah sebuah karangan yang ditulis menjadi kalimat-kalimat yang menarik, ringan, dan umum serta di dalamnya berisi perihal sosok (profil), sejarah, petualangan, peristiwa teragenda, pengalaman manusiawi, maupun gaya hidup. Karangan ini juga mengandung unsur-unsur berita karena berisi fakta, dengan tujuan memberitahu kepada khalayak umum dan mampu menghibur. 

Ketika membuat feature, tulisan itu dirangkai dengan kalimat-kalimat deskriptif sehingga lebih menggambarkan apa yang sedang dituliskan dan pembaca pun bisa ikut membayangkannya. Gaya penulisannya pun sangat lekat dengan jurnalistik. Feature ini biasanya merangkum banyak hal yang dibubuhi dengan informasi penting di dalamnya.

Pengertian feature di atas sekaligus menjawab mengenai jenis-jenis feature. Ada 6 jenis feature yaitu feature sosok (profil), feature sejarah, feature petualangan, feature peristiwa teragenda, feature pengalaman manusiawi, dan feature gaya hidup.

Karena jenis feature ada banyak, jadi di sini saya akan membahas salah satu jenis dari feature yaitu feature sosok (profil). Hal ini bertujuan membuat pembahasan kita lebih fokus dan terarah. Sebelumnya, Pojokata juga pernah membahas seputar feature dengan topik Contoh Tulisan Feature Pengalaman Manusiawi (Human Interest)Contoh Tulisan Feature Tentang Komunitas, dan kali ini kita akan bahas seputar feature sosok (profil).

Mengutip Buku 4 Pilar Jurnalistik karya Azwar, M.SI bahwa Feature sosok adalah salah satu jenis feature yang mengetengahkan tokoh terkenal (bisa juga sekelompok orang atau suatu lembaga), baik yang berperan dalam suatu peristiwa yang diberitakan maupun tidak. Pembaca bisa lebih paham sepak terjang sang toko.

Saya adalah seorang alumni Ilmu Komunikasi dengan konsentrasi Jurnalistik. Saya belajar banyak hal tentang dunia jurnalistik lewat bangku perkuliahan, pernah berkecimpung di dunia jurnalis, dan alhamdulillah dosen yang mengajar di jurusan saya rata-rata memiliki basic atau latar belakang sebagai wartawan. Dosen-dosen saya punya pengalaman luar biasa, sehingga dari sana ada banyak ilmu yang bisa saya serap. 

Sedikit cerita, kami banyak melakukan praktek menulis lewat tugas-tugas yang diberikan. Dosen-dosen saya banyak yang memberi tugas menulis berita, artikel, opini, dan lain-lain. Tidak ketinggalan tugas menulis feature. Mau tidak mau saya dipaksa untuk mulai menulis. Salah satu tugas yang diberikan yaitu menulis feature dengan jenis feature sosok (profil).

Ada banyak sosok yang bisa diangkat ke dalam tulisan feature. Tokoh terkenal, penulis, atau bahkan diri sendiri. Waktu itu, ada beberapa sosok tentang orang lain telah saya tuliskan. Namun, sayangnya tulisan itu hilang. Syukurnya, satu masih tersimpan. Dan di sini tulisan itu akan saya bagikan.

Dosen juga memberi tugas buat feature sosok pribadi. Tenyata, dari semua yang saya tuliskan, saya merasa ini adalah feature yang masih bisa saya jangkau. Sebabnya, saya cukup mengenali diri saya sendiri. Sementara, jika menuliskan feature sosok orang lain, saya harus mengenali, mencari tahu, dan menggali informasinya terlebih dahulu.

Tapi, ada satu hal yang cukup mengganjal di diri saya. Saya takut menyampaikannya karena takut dipikir sombong. Karena kita diminta untuk menuliskan diri sendiri. Kalau terlalu percaya diri, takut dikira sombong. Namun, jika terlalu merendah takut dianggap sebagai sosok yang tidak percaya diri. 

Sementara, salah satu tujuan menulis feature menurut saya adalah tentang bagaimana karangan ini ditulis selain mampu memberikan informasi dan hiburan, feature juga harus mampu memotivasi orang lain. Sehingga, setiap orang yang membaca feature sosok tersebut, ada pesan dan motivasi yang bisa menjadi penyemangat maupun hikmah untuk kehidupannya. Ada pelajaran yang bisa dipetik.

Jadi, dengan usaha yang maksimal, saya coba menuliskan feature sosok pribadi tentang diri sendiri. Tulisan ini dibuat dengan maksud baik sebagai bahan tugas perkuliahan. Tidak ada maksud sombong atau tinggi hati. Ya, di sini letak tantangannya. Saya harus bisa menyeimbangkan tulisan itu menjadi karangan yang sederhana. Seperti di awal pengertian feature itu tadi.

Saya selalu berharap tulisan yang saya buat mampu menginspirasi banyak orang. Setidaknya, ada sisi positif yang bisa diambil. Ada beberapa manfaat yang bisa pembaca tuai. Karena prinsip hidup saya adalah menjadi sosok manusia yang mampu bermanfaat untuk orang lain. Sebab, saya juga membutuhkan hal itu juga dari orang lain. Tentu, saya akan terus belajar lewat membaca dan menulis.

Buat kamu yang mau tahu gimana sih bentuk tulisan feature itu? atau jikalau kamu mau mengerjakan tugas seputar Jurnalistik dan Ilmu Komunikasi, kamu bisa melihat contoh tulisan yang pernah saya buat. Pokoknya, apapun tujuan kamu membaca tulisan ini, saya persilakan melihatnya.

Pesan saya, kalau kamu mau mengutip atau mengambil sebagian dari tulisan yang sudah saya buat ini. Mohon sekali untuk mencantumkan penulis dan sumbernya ya. Saya mengizinkan seluruh tulisan ini di ambil. Dari awal tulisan sampai akhir tulisan mengenai contoh feature sosok dan cara membuatnya. Saya izinkan, tapi dengan syarat mencantumkan nama saya sebagai penulis dan Pojokata www.pojokata.com. Nama saya ada di bagian akhir ya.

Alhamdulillah, tugas ini dibacakan di depan kelas dengan pendengarnya dari dosen saya sendiri beserta teman-teman Jurnalistik. Saya juga mendapat nilai A setelah menulis dan membacakannya. Kamu bisa menyontoh tulisan feature saya yang tidak seberapa ini. Judulnya "Hidup adalah Tantangan!". Yuk, simak tulisannya di bawah ini.


Contoh Feature dan Cara Membuatnya


 Hidup adalah Tantangan!

Oleh: Tri Ayu Andani Nasution 


Di lantai 3 tepat di sudut ruangan kelas perkuliahan, tampak sosok wanita duduk sembari bercengkerama dengan teman-temannya. Memakai jilbab biru, baju hitam dan rok yang sepadan dengan bajunya. Gelak tawa bersama teman-temannya sayup-sayup terdengar. Tawanya yang terbahak-bahak membuat orang-orang disekelilingnya ikut tertawa. Sosok wanita itu bernama Tri Ayu Andani Nasution.

Ketika awal masuk kuliah, ia tidak ikut dalam organisasi baik internal maupun eksternal kampus. Ia tidak begitu tertarik dengan jurusan yang saat ini sedang dijalaninya. Kesukaan pada pelajaran Geografi dan Bahasa Indonesia membuatnya menginginkan wadah yang tepat untuk dijalaninya selama empat tahun kedepan.

Namun, penolakan kampus-kampus negeri dengan jurusan yang diminatinya membuatnya memaksakan diri berkuliah di jurusan Ilmu Komunikasi yang berlawanan dengan kemampuannya. Tak begitu mampu berkomunikasi dengan baik membuatnya pesimis dalam perkuliahan.

Entah apa yang ada dipikirannya saat itu, ia memilih jurusan yang ia rasa menarik untuk ditantang karena kurangnya kemampuan dalam berkomunikasi. Namun, ia adalah sosok yang suka bergaul. Ia menantang dirinya masuk di Jurusan Ilmu Komunikasi agar kelak setelah tamat, ia mampu berkomunikasi dengan baik mengingat komunikasi adalah hal terpenting dalam setiap aktivitas.

Demi mengatasi keterbatasannya itu, iapun memutuskan untuk tidak sekedar KUPU-KUPU (Kuliah Pulang-Kuliah Pulang). Ia mulai aktif dalam organisasi eksternal kampus dan ia juga aktif mengikuti berbagai acara dan kegiatan yang menurutnya bisa menjadikannya pandai dalam berkomunikasi. 

Keikutsertaannya dalam berbagai rangkaian acara organisasi memaksanya untuk berkomunikasi. Perlahan-lahan ia bisa berkomunikasi meski belum begitu tepat namun ia sudah mampu berbicara di depan orang banyak.  

Diantara kesibukannya itu, ia menyelipkan satu kesibukan lagi yakni bekerja. Tak ingin merepotkan keluarga dengan kebutuhan yang ia inginkan, iapun berjualan pulsa hingga menjadi Customer Service Pendaftaran Grab Indonesia. Menjadi CS mewajibkannya untuk mampu berkomunikasi dengan orang-orang disekitarnya.

Dari mulai pertanyaan-pertanyaan ringan hingga berat harus dijawabnya dengan sigap, sebab bila ia tak tanggap, orang-orang akan memakinya lewat sindiran-sindiran panas. Beragam pertanyaan dari mulai pendaftar atau hanya sekedar bertanya-tanya membuatnya harus menyiapkan jawaban bagus yang bisa membuat orang tertarik untuk mendaftar dan mengharuskannya berkomunikasi dengan bagus dalam menawarkan jualannya kepada orang-orang disekitarnya.

Keaktifannya berorganisasi bertambah karena terpilihnya ia menjadi bendahara umum Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Komunikasi. Iapun semakin menjadi-jadi dalam menantang dirinya agar terus mampu berkomunikasi dengan baik.

Selain karena ingin terus memberanikan diri berkomunikasi, ia juga harus bersungguh-sungguh menjalankan amanah yang sedang diemban. Setiap harinya ia bangun pagi untuk bekerja dan berorganisasi kemudian siangnya ia kuliah hingga malam. Bahkan terkadang dilanjutkan dengan diskusi.

Pelajaran-pelajaran yang dijalananinya dalam mata kuliah Ilmu Komunikasi memaksanya untuk bisa dan mampu dalam menjalaninya. Hingga membuatnya kini tak begitu malu seperti dulu saat ia masih duduk di bangku SMA. Usahanya untuk berani berkomunikasi berhasil. Aktifitas bekerja, organisasi, hingga kuliah dikerjakannya secara rutin . Berharap, kelak ia mampu menjadi sosok wanita yang mampu berkomunikasi dengan baik di depan umum. 

Yuk, ikuti Instagram Pojokata dengan cara klik di sini.

Cara Membuat Feature Sosok

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan dalam membuat feature sosok, saya akan membagikan seputar cara saya membuat feature sosok ini. Berikut cara membuat feature sosok:

1. Tentukan judul

2. Buat Lead

3. Tulis Batang Tubuh/Isi

4. Penutup (Ending)


Semoga Contoh Feature dan Cara Membuatnya yang saya tulis bisa bermanfaat buat kamu. Kalau masih ada yang ingin kamu tanyakan silakan berikan pertanyaanmu di kolom komentar. Terima kasih sudah berkenan membaca tulisan yang tak seberapa ini. Tapi, saya selalu berharap, tulisan feature sosok yang saya tulis bisa bermanfaat untuk orang lain.


Berikan tanggapanmu di kolom komentar ya! :)


Penulis: 

Tri Ayu Andani Nasution 
(Founder Pojokata, www.pojokata.com)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Contoh Feature dan Cara Membuatnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel