Tips Hadapi Infodemik selama Pandemi

 Oleh : Juli Ariska


Virus Corona atau Covid-19 sudah memasuki bulan ke enam setelah ditetapkannya sebagai Pandemi dunia oleh WHO pada akhir Januari 2020 lalu, hingga saat ini virus Covid-19 sudah lebih dari 20 juta orang terinfeksi dan 700 ribu orang meninggal karenanya. Di tengah situasi tersebut, pemerintah dan tenaga medis tidak hanya memerangi pandemi virus Covid-19 saja melainkan juga memerangi Infodemik yang menjadi ketakutan baru bagi masyarakat.

Infordemik adalah gelombang informasi yang berlebihan tentang suatu masalahh yang kemudian menyulitkan kita untuk mengidentifikasi atau mencari solusi atas suatu permasalahan. Infodemik ini dapat menyebakan miss informasi, disinformasi dan rumor dalam keadaan darurat sehingga dapat memengaruhi pemahaman publik dan menimbulkan kekeliruan, kesalahpahaman dan ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan tenaga medis.

Peningkatan infodemik ini sangat berbaya bagi masyarakat karena peningkatan infodemik ini masyarakat bisa saya menerima informasi-informasi palsu dan langsung mempercayainya sehingga menimbulkan kekacauan serta permasalahan barudi tengah masyarakat.

Permasalahan-permasalahan baru tersebut dapat berupa penyepelean akan prtokol kesehatan dan kecemasan yang berlebihan yang membuat masyarakat semakin panik serta stress berlebihan sehingga menurunkan imunitas masyarakat dan membuat mereka rentan tertapapar Virus Covid-19.

Infodemik ini sangat berbaya bagi kita semua, oleh karena itu kita harus membantu pemerintah dan tenaga kesehatan dalam memerangi infodemik ini agar tidak banyak masyarakat atau orang sekitar kita keliru dan menimbulkan kecemasan yang berlebihan. Adapun cara memerangi infodemik, yaitu sebagai berikut:  

1. Jangan Asal Percaya

Cermatilah dalam menerima informasi yang kita terima, jangan mudah percaya dengan informasi-informasi yang dilontarkan oleh seseorang baik yang kita kenal ataupun sesorang yang memiliki  followers yang banyak karena kita tidak tahu kebenaran dari mana informasi yang mereka lontarkan berasal dari mana dan apakah informasi tersebut valid atau tidak. Sebagai contioh: jangan mudah percaya dengan informasi yang ada di YouTube Channel Adji yang memewawancarai seseorang professor penemu obat Covid-19.

2. Jangan Mudah Terpancing dengan Judul Boombastis

Kebanyakan berita hoax memuat judul yang sangat menarik dan provokatif agar ada orang yang membacanya. Contoh: Presiden dinyarakan Postif Covid-19. Judul tersebut sangatlah profokatif sehingga menarik perhatian khalayak untuk membacanya dan sayangnya banyak dari judul-judul seperti itu isi dan judul sangat bertentangan satu sama lain.

3. Cari Sumber Informasi

Setiap berita atau informasi yang tersebar yang di Internet atau media sosial harus dicek sumber informasinya apakah ini berasal dari lembaga yang kredibel, terpercaya atau tidak. Jangan telan informasi secara bulat-bulat tanpa mengecek dari sumber-sumber yang resmi seperti situs Kominfo, WHO atau situs resmi lembaga lainnya

4. Jangan Bagikan Informasi apabila ragu dengan kebenarannya

Apabila kamu tidak mendapatkan sumber valid yang mendukung informasi dari seseorang maka jangan bagikan informasi tersebut ke orang lain, berhenti di kamu dan jangan sebarkan kepanikan atau berita hoax ke orang lain karena bisa saja informasi yang kamu bagikan dapat membahayakan orang lain.

5. Laporkan Infodemi dan Hoax kepada Pihak terkait

Apabila kamu mendapatkan berita yang tidak benar segera laporkan kepada Kominfo dengan cara kirimkan screen capture dan link berita hoax  ke aduankonten.

6. Terus Belajar dan Update Informasi tentang Situasi Terkini

Teruslah belajar dan update Informasi terbaru tentang situasi terkini guna menghindari informasi-informasi yang keliru dari orang lain karena semakin informasi benar yang kita dapatkan maka kita bisa semakin bijak dalam menghadapi hoax.


*Penulis merupakan mahasiswi program studi Ilmu Komunikasi yang sedang melaksanakan KKN DR UIN-SU, Kelompok 71

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Tips Hadapi Infodemik selama Pandemi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel