Tips Aman Menggunakan Medsos selama Masa Pandemi

 Oleh : M. Tuah Oryanda Tarigan

Kebijakan bekerja dari rumah maupun belajar dari rumah membuat banyak orang membutuhkan ponsel pintar. Pasalnya, ponsel pintar hari ini mampu mengakses segala informasi yang orang butuhkan dengan cepat dan mudah. Bisa dibilang ponsel pintar membuat segalanya menjadi ringkas, cepat dan mudah. Dari sudut belahan dunia manapun orang dengan mudahnya saling berkomunikasi. Berbagai macam aplikasi media sosial kian diminati banyak orang. Mulai dari facebooktwitterinstagramline dan sejumlah media sosial lainnya. Melansir dari situs databoks tentang sepuluh media sosial yang paling sering orang Indonesia gunakan, youtube adalah pemegang posisi nomor satu jenis media sosial yang paling banyak digunakan di Indonesia.

Kemudian posisi peringkat dua dihuni oleh aplikasi whatsapp serta peringkat tiga dimenangkan oleh aplikasi facebook. Masih melansir dari situs yang sama tentang persentase penggunaan media sosial, youtube berhasil meraih persentase pengguna sebesar 88%. Persentase ini terbilang cukup besar. Apalagi, di masa pandemi Covid-19 sekarang ini pemerintah mengeluarkan kebijakan bekerja dari rumah sehingga mengakibatkan penggunaan ponsel semakin tidak dapat dihindari lagi. Belum lagi imbauan untuk belanja secara online demi mencegah penularan virus corona membuat kalangan manapun membutuhkan ponsel pintar. Untuk mengusir kejenuhan disaat masa pandemi ini, bermain medsos adalah salah satu cara yang mudah untuk dilakukan. Cukup hanya bermodalkan kuota internet semua orang dengan mudahnya berselancar di dunia medsos.

Sampai-sampai urusan makan dan bepergian saja sudah ada solusinya. Cukup bermain ponsel pintar dan mengunduh aplikasi pemesanan makanan, sekarang orang dengan mudahnya dapat membeli makan tanpa ribet. Begitu pun halnya bepergian, jika enggan memakai angkutan umum sekarang dengan mudahnya kita dapat memesan mobil,taxi bahkan sepeda motor untuk dijadikan sarana transportasi. Bisa dibilang di zaman now, kebutuhan ponsel pintar dan internet sudah menjadi kebutuhan yang penting dari seluruh dunia. Wajar saja karena kecanggihan dari aplikasi-aplikasi media sosial yang ditawarkan membuat urusan berkomunikasi menjadi sangat mudah. Kalau zaman dahulu untuk sekadar saling bertukar kabar harus kirim surat segala nah kalau sekarang profesi pak pos pengantar surat pun tergantikan akibat kemajuan tekhnologi. Sekarang dengan mudahnya orang dapat berkomunikasi. Meskipun begitu dengan segala kemudahan yang ditawarkan medsos kepada pengguna bukan berarti membuat kita tidak berhati-hati dalam bermedsos. Sesuai dengan namanya smartphone yang diartikan sebagai ponsel pintar. Namanya saja sudah ponsel pintar so pasti penggunanya juga harus pintar, dong. Agar bisa bermedsos dengan nyaman tanpa ada masalah, berikut tips aman menggunakan medsos yang penting untuk kita ketahui.

1. Berpikir Sebelum Membuat Postingan

    Percis seperti aturan dalam berbicara. Begitu juga dengan bermedia sosial. Dimana aturan kita berbicara di depan orang tidak terlepas dari berpikir sebelum berbicara. Terlebih lagi ini di dunia media sosial dimana segala postingan kita dengan mudah dan cepat orang dapat membacanya. Ada baiknya sebelum membuat postingan di media sosial untuk berpikir ulang. Beberapa point di bawah ini akan membantu kamu sebelum mengunggah postingan di media sosial.

ü  Apakah postingan ini bermanfaat?

ü  Apakah postingan ini tidak membuat orang tersinggung?

ü  Apakah postingan ini tidak membuat orang jadi berdebat?

    Ketiga point di atas penting untuk dipertanyakan pada diri kita masing-masing jika akan membuat suatu postingan di media sosial. Saat ini banyak kita temukan jika tidak pandai dalam mengatur kata atau salah dalam memposting akan berakibat perang mulut di media sosial. Bahkan sudah banyak kasus di sekeliling kita berujung fatal akibat postingan seseorang yang menyinggung hati atau komentar seseorang di media sosial. Kalau sudah terlanjur perang mulut di media sosial akan sukar dihentikan kecuali ada salah satu pihak yang mengalah ataupun datang sosok pendamai yang mencairkan suasana di medsos. Meskipun selesai berkomentar di medsos bukan berarti selesai di kehidupan nyata. Banyak orang yang salah pahama bahkan memutuskan pertemanan hanya karena saling serang-serangan komentar hingga berujung bertengkar di medsos.

    Tidak jarang orang bisa membawanya sampai ke ranah hukum. Lagi dan lagi karena persoalan kalimat yang saling menyakiti dan melukai. Kemudian dalam memposting sesuatu jangan sampai tujuan postingan kita untuk menghina, bahkan menjadikan medsos sebagai tempat untuk membuka aib orang lain. Bisa-bisa akibat tidak bijak menggunakan medsos, kitabisa terjerat Undang-Undang ITE. Serta yang lebih parahnya jika sampai kita menyerang orang lain di medsos dan orang itu psikologisnya sedang tidak sehat akan mengakibatkan orang frustasi bahkan berujung kasus bunuh diri. Jadi sebelum kita membuat postingan alangkah baiknya berpikir ulang kembali sebelum mempoting. Jangan sampai postingan kita merugikan diri kita sendiri.

2. Jangan Cepat Emosi

    Terkadang jika sudah keasyikan berkomentar kita bisa lupa mengatur kata. Apalagi postingan si pembuat status menyinggung hati, bisa-bisa tangan gatal seakan-akan sudah tidak sabar akan berkomentar. Sehingga tidak jarang orang menjadi kebablasan dalam berkomentar. Maka dari itu sebisa mungkin jika kita sudah terlanjur marah terhadap postingan seseorang hindarilah menggunakan medsos sementara. Karena ketika sedang marah, dan kondisinya saat itu kita tengah memainkan ponsel biasanya akan membuat kita makin tersulut emosi. Akibatnya kita akan mengetik komentar yang rentan menyakiti orang. Apalagi kalau emosi sudah tidak terkontrol maka perang mulut di medsos ini semakin menjadi-jadi. Untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan di kemudia hari, alangkah baiknya jika hati sedang kesal dan marah untuk tidak bermain medsos.

3. Jangan Terlalu Berlebihan Bermain Medsos

    Terlalu berlebihan pun dalam bermedia sosial tidak baik untuk diri. Seseorang yang terlalu berlebihan dalam bermedia sosial akan menyebabkan kecanduan. Nah, kalau sudah candu akan sulit diobati. Yang namanya candu akan menimbulkan ketergantungan. Sebisa mungkin batasi penggunaan media sosial. Gunakanlah medsos di saat yang tepat. Serta ingat kembali media sosail digunakan sebagai media keterbatasan jarak dalam berkomunikasi. Bukan berarti medsos menjadikan kita ketergantungan pada media ini. Sebisa mungin jika memungkingkan untuk berinteraksi langsung, maka berhubunganlah langsung di kehidupan nyata.

    Memang tidak bisa dipungkiri kemajuan tekhnologi yang bisa memudahkan banyak orang dalam berkomunikasi membuat kita malas untuk berkomunikasi di kehidupan nyata. Jadi usahakanlah untuk meluangkan waktu bersosialisasi di kehidupan yang sebenar-benarnya. Baik itu hanya sekadar menyapa tetangga maupun shilaturahmi langsung ke rumah. Bisa dibilang selagi mungkin kita berhubungan dengan orang secara langsung, maka temuilah dan jumpailah orang tersebut. Jangan sampai terlalu asyik bermain medsos tidak sadar kehidupan yang sebenar-benarnya itu di kehidupan yang nyata bukan di dunia maya.

4. Menjaga Privasi

    Menjaga privasi itu penting. Terlebih lagi di dunia maya. Di mana orang saling berhubungan hanya sebatas via aplikasi. Dunia maya tidak senyata dunia kehidupan aslinya. Terlebih lagi banyak oknum-oknum penipu yang menjadikan media sosial sebagai tempat untuk menipu orang. Mengingat teman-teman di medsos yang belum tentu dapat kita jumpai di kehidupan nyata sudah tentu kita tidak mengenal baik-baik orang tersebut. Jadi sebisa mungkin jangan mudah cepat berbagi informasi yang bersifat pribadi di medosos. Kecuali kita ingat betul teman-teman di medsos kita adalah teman yang sudah kita kenal baik-baik. Jangan mudah memberikan informasi pribadi ke media sosial baik itu alamat rumah, jadwal kegiata, kartu tanda penduduk  serta nomor handphone.  Selain itu untuk lebih menjamin tingkat keamanan media sosial kita, alangkah baiknya mengunci akun agar segala postingan kita tidak mudah dibaca orang banyak melainkan hanya orang-orang yang berteman saja yang bisa melihatnya.

5. Punya Etika

        Sama halnya punya etika berbicara di depan orang lain, begitu juga dengan etika bermedia sosial. Dimana tutur kata kita dalam bermedia sosial juga harus ada aturannya. Dengan mudahnya kita membuat postingan apapun bukan berarti kita bebas membuat postingan sesukanya. Ada etika yang harus kita perhatikan selama menjadi pengguna medsos. Kita dilarang menghina orang terang-terangan serta dilarang membuat postingan yang menyinggung SARA. Kita harus mnghormati orang lain walaupun hanya di dunia maya.  Jadi alangkah baiknya untuk menghindari membuat postingan yang tidak bermanfaat atau gabung ikut-ikutan menyerang orang dengan komentar tajam. Berbicaralah dengan tutur kata yang baik meskipun hanya sebatas di media sosial. Karena ucapan akan menggambarkan kepribadian orang. Untuk itu kendalikanlah diri dalam memberi komentar dan sebisa mungkin bagikanlah postingan yang bermanfaat dan menginspirasi orang lain.

      Memiliki ponsel pintar itu berarti menandakan kita harus pintar-pintar memilikinya. Tidak sedikit banyak orang yang salah paham akibat salah berkata di media sosial. Jangan sampai media sosial  menjadi penyebab rusaknya hubungan pertemanan yang sudah terjalin bertahun-tahun. Jadilah pengguna yang bijak dalam bermedia sosial!


*Penulis merupakan Mahasiswa program studi Sistem Informasi yang sedang melaksanakan KKN DR-UIN SU, kelompok 84

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Tips Aman Menggunakan Medsos selama Masa Pandemi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel