5 Cara Menghilangkan Masuk Angin

Cara Menghilangkan Masuk Angin Pict by Freepik
Pict by Freepik

Masuk angin adalah istilah yang sering disebut masyarakat indonesia saat kondisi tubuh terasa tidak enak karena merasakan beberapa gejala tertentu, diantaranya perut kembung, mual, sering buang angin (kentut), badan pegal-pegal, kepala terasa sakit, sering bersendawa, perut terasa sakit, dan lain sebagainya. Kali ini, Pojokata akan membagikan 5 Cara Menghilangkan Masuk Angin berdasarkan dari pengalaman penulis. Cara ini cukup ampuh menghilangkan masuk angin di tubuh. Simak penjelasannya ya!

Masuk angin yang akrab ditelinga masyarakat indonesia ternyata tidak mempunyai penjelasan secara medis mengenai masuk angin dan penyebabnya. Sehingga, tidak ada diagnosis mengenai ini tapi penggunaan namanya seolah sudah biasa dan sudah turun temurun. Meskipun begitu, banyak orang yang meyakini adanya masuk angin ini sehingga mengkategorikan penyebabnya dari kebiasaan makan telat, malas makan, kurang bergerak, kurang berolahraga, kebanyakan begadang, dan lain sebagainya.

Selain itu, orang-orang juga sering mengkategorikan gejala masuk angin yang ditimbulkan dengan berdalih setelah melihat orang yang bersendawa, sering buang angin (kentut), dan beberapa gejala lainnnya kepada penyakit masuk angin. "kalo sering sendawa, masuk angin itu", atau "kalo sering buang gas (kentut) masuk angin itu". Begitulah kira-kira. Terkadang juga sakit di kepala, seperti ada angin yang menggumpal di kepala juga dikategorikan masuk angin.

Berangkat dari pengalaman penulis, seringkali merasa masuk angin dengan gejala perut kembung, mual seperti mau muntah, badan pegal, punggung dan tengkuk bagian leher terasa pegal, dan lain sebagainya. Mengingat juga penulis yang malas makan, sering terlambat makan, jadwal makan yang tidak teratur, dan sering begadang sehingga penulis sering mengalami masuk angin. Tapi, penulis punya solusi dan cara menghilangkan masuk angin. Dari kelima cara yang penulis gunakan mampu membuat tubuh terasa lebih enakan dan masuk angin sedikit demi sedikit bisa hilang. 


5 Cara Menghilangkan Masuk Angin

Ada 5 cara menghilangkan masuk angin yang bisa kamu gunakan untuk menghilangkan masuk angin yang sering menyerang tubuhmu. Semua cara ini sudah penulis gunakan untuk menghilangkan masuk angin. Simak cara-caranya berikut ini ya.

1. Minum Wedang Jahe

Wedang jahe terbuat dari bahan-bahan alami salah satunya jahe membuat tubuh terasa hangat. Seringkali setelah minum wedang jahe, tubuh akan mengeluarkan angin (kentut), menghilangkan pening yang terasa menyimpan banyak angin di kepala, serta mampu menghangatkan tubuh. Ramuan wedang jahe ini dipercaya mampu menghilangkan masuk angin secara turun temurun. 

Cara membuat wedang jahe yaitu siapkan beberapa bahan:

  • 5 ujung jempol jahe merah lalu geprek atau giling jahe tersebut
  • 2 ujung jempol jahe biasa lalu geprek atau giling jahe tersebut
  • 1 batang serai lalu geprek
  • Gula aren atau gula jawa secukupnya
  • 1 liter air
  • Madu secukupnya

Cara membuat minuman wedang jahe:

  • Siapkan wadah untuk merebus bahan minuman
  • Masukkan air ke wadah lalu panaskan hingga mendidih
  • Masukkan semua jahe ke wadah
  • Masukkan gula aren ke dalam air
  • Aduk jahe dan gula aren menyebar sampai halus
  • Terakhir, masukkan serai sebelum kompor dimatikan
  • Minuman akan menimbulkan aroma wangi khas jahe dan serai lalu matikan kompor
  • Tunggu wedang jahe sampai terasa hangat
  • Tuang wedang jahe ke dalam gelas sembari disaring 
  • Masukkan madu ke dalam gelas dan aduk hingga rata
  • Wedang jahe siap disajikan dan minumlah selagi hangat

Kamu bisa mencoba cara menghilangkan masuk angin dengan minum wedang jahe. Minum wedang jahe cukup menghilangkan masuk angin di tubuh penulis. Silakan minum wedang jahe tapi jangan terlalu sering karena sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Buat kamu yang memiliki darah rendah ataupun bertubuh kurus dan tidak ingin menurunkan berat badan. Kalau bisa jangan terlalu sering karena jahe dipercaya bisa menurunkan berat badan. Untuk itu, kalau kamu tidak ingin berat badanmu turun maka jangan coba sering-sering minum ini.

Kebetulan penulis sedang darah rendah namun sedang masuk angin. Penulis terlalu berlebihan mengkonsumsi wedang jahe ini. Terlalu banyak meminumnya sehingga membuat kepala terasa pusing dan lemas. Memang sesuatu yang berlebihan tidak baik untuk dikonsumsi. Minum segelas saja sudah cukup. Memang efek yang ditimbulkan terasa ke tubuh. Badan terasa hangat dan masuk angin perlahan hilang. Tapi jika terlalu banyak, efeknya juga tidak baik. Jika kamu sudah terlalu sering meminum wedang jahe dan berat badanmu mulai turun kemudian kamu ingin menaikkannnya kembali. Kamu bisa coba Cara Menaikkan Berat Badan Secara Alami dari Cerita Pengalamanku berikut ini.


2. Minum Tolak Angin

Cara yang kedua ini cukup praktis dan efek yang ditimbulkan juga cepat. Jika kamu tak mau repot membuat wedang jahe, kamu cocok banget minum tolak angin. Cukup beli tolak angin, antangin, atau merk sejenisnya lalu siapkan air hangat di dalam gelas kemudian tuangkan satu sachet tolak angin ke dalam gelas. Nikmati air hangat bercampur tolak angin tersebut selagi hangat. 

Kamu juga bisa meminum satu sachet tolak angin secara langsung tanpa air hangat. Langsung saja minum tolak angin. Biasanya efek yang ditimbulkan yakni badan akan terasa hangat, mual terasa sedikit berkurang, pening kepala juga perlahan hilang, kadang juga buang angin (kentut), dan terkadang juga mengeluarkan sendawa. 

Sehabis meminum ini, beberapa jam kemudian efeknya akan langsung terasa. Berbeda ketika setelah minum wedang jahe, bandrek, atau air hangat yang membutuhkan waktu berjam-jam baru terasa efeknya. Cara ini juga bisa kamu coba karena begitu praktis dan mudah. Tapi, jika kamu kurang suka dengan rasanya, kamu bisa mencoba cara lainnya di bawah ini.


3. Minum Bandrek

Bandrek yang bahannya terbuat dari jahe tentunya memiliki efek yang sama seperti wedang jahe. Jahe yang memiliki manfaat baik bagi tubuh seperti mengobati mual, menyehatkan pencernaan, meredakan kembung, meredakan nyeri di tubuh, dan manfaat lainnya. Tentu, kamu bisa mencobanya untuk menghilangkan masuk angin yang ada di tubuh.

Minum satu bungkus bandrek dan rasakan manfaatnya di tubuh. Biasanya tubuh akan terasa hangat, mual berurang, kembung yang ada di perut berkurang, sedikit mengeluarkan angin, dan mampu menghilangkan rasa nyeri di tubuh. Minum bandrek paling enak biasanya saat malam hari sebelum tidur. Efeknya akan terasa setelah bangun tidur.

Cara menghilangkan masuk angin dengan minum bandrek masih kurang cepat berefek dibandingkan dengan minum wedang jahe, minum tolak angin, ataupun akupuntur. Tapi bagi orang yang masuk anginnya tidak terlalu parah, minum bandrek cukup bikin terasa efeknya pada tubuh. Kalau penulis sendiri kurang sering mencoba cara ini, lebih sering minum air hangat, minum tolak angin, dan sesekali minum wedang jahe.


4. Minum Air Hangat

Cara ini benar-benar cukup ampuh jika sering dilakukan. Penulis setiap hari minum air hangat meskipun efeknya baru terasa setelah sering-sering minum air hangat. Bahkan, sudah hampir tidak pernah minum air dingin kecuali karena betul-betul habis air hangatnya. Setelah minum air hangat, efek yang dirasakan yaitu angin di tubuh terasa berkurang, pening di kepala hilang, sering buang angin (kentut), dan tubuh terasa lebih enak.

Baca juga: Yuk, Dukung Terus Pojokata dengan Mengikuti Sosial Media Pojokata!

5. Akupuntur

Cara menghilangkan masuk angin dengan akupuntur ini benar-benar ampuh menghilangkan masuk angin. Akupuntur adalah metode pengobatan tradisional asal Tiongkok dengan cara menusukkan jarum pada titik-titik tertentu dari tubuh. Pengalaman penulis diakupuntur yaitu jarum akupuntur dimasukkan ke tubuh seperti kaki, perut, tangan, tengkuk, dan kepala. 

Akupuntur diklaim dapat menyeimbangkan energi serta dapat menyembuhkan beberapa penyakit seperti sakit kepala, masalah tekanan darah, dan batuk. Rasa yang ditimbulkan yaitu ketika jarum akupuntur dimasukkan ke tubuh, terasa seperti digigit semut. Seperti ada aliran nyetrum sedikit yang dimasukkan ke tubuh. Kayak ada rasa kebasnya juga. Sebelum ditempelkan jarumnya ke tubuh, kulit diberi seperti alkohol sehingga terasa dingin dan tiba-tiba jarum sudah menempel saja di tubuh.

Awalnya penulis merasa takut untuk akupuntur, apalagi penulis sangat takut sekali sama jarum. Tidak pernah mau untuk suntik, terakhir suntik kelas 2 SD. Melihat jarum yang menempel terus di kulit beberapa menit membuat penulis membayangkan jarum suntik. Disuntik beberapa detik saja terasa sakit, apalagi didiamkan jarum selama beberapa puluh menit. Tapi ternyata apa yang dipikirkan penulis benar-benar salah. Akupuntur tidak sama seperti suntik. Jarumnya juga berbeda.

Meskipun perasaan takut sanga tinggi, namun kepala yang sudah benar-benar terasa sakit dan tidak enak badan membuat penulis mau untuk diakupuntur. Ternyata, setelah jarum akupuntur dimasukkan ke tubuh dan dibiarkan menempel untuk beberapa saat, efeknya tidak terasa apa-apa. Aku kira bakal kayak disuntik, ternyata tidak sama sekali. Tidak ada rasa sakit yang ditimbulkan. Ada rasa digigit semut tapi sedikit sekali bahkan hampir tidak terasa. Intinya, bagi yang takut jarum suntik tidak perlu takut diakupuntur karena tenyata tidak seseram yang dibayangkan.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa akupunktur memang efektif untuk meredakan sakit kepala tegang dan migrain. Setelah penulis coba akupuntur, memang efeknya benar-benar terasa. Sakit kepala tegang dan migrain akhirnya hilang. Selain sakit kepala, akupunktur juga mampu mengurangi gejala penyakit, seperti tekanan darah tinggi dan rendah, sakit leher, nyeri punggung bawah, sakit wajah, penyakit yang berhubungan dengan lambung, osteoartritis, dan mual dan muntah akibat kemoterapi. Dan benar, semua rasa sakit hilang.

Jarum didiamkan menempel di tubuh dibiarkan beberapa menit, kira-kira setengah jam. Awalnya kepalaku sangat pening, tidak bisa berbaring karena kepala terasa mutar-mutar, perasaan mual, perut kembung, badan pegal-pegal, tengkuk dan punggung terasa sakit, perut terasa sakit jika ditekan, telapak kaki terasa sakit jika ditekan, kaki sedikit terasa dingin, dan yang paling terasa parah kepala yang terus mutar-mutar serta berdenyut.

Akhirnya, penulis paksakan akupuntur. Ketika jarum masih menempel, aliran darah terasa mengalir, beda gitu rasa di tubuh. Meskipun jarum akupuntur masih menempel, tapi seakan tidak ada yang menempel di tubuh dan setelah selesai jarum akupuntur dicopot, pening kepala langsung berkurang. Luar biasa sekali, efeknya bisa langsung dirasakan tanpa menunggu lama. Saat malam harinya, semua pening di kepala langsung hilang, tubuh enakan, dan paginya terasa segar bugar. Penulis benar-benar heran kenapa efeknya bisa terasa begitu cepat di tubuh.

Cara ini biasanya digunakan kalau penulis benar-benar sudah terasa sakit dan sakit di kepala sudah tidak mampu terelakkan. Di Medan sendiri, ada sebuah tempat yang menyediakan akupuntur. Namanya Prof. Dr. Amri Amir dan letak lokasinya dekat dengan Universitas Panca Budi Medan, Jl. Gatot Subroto. Rasanya seperti takjub karena penulis merasa bisa-bisanya efek ke tubuh sebagus dan secepat itu. Masih terus tidak percaya seakan ajaib. Jarum yang ditempel mampu menyembuhkan masuk angin yang menyerang di tubuh. Untuk biaya, penulis sekalian berobat karena sedang tidak enak badan. Biayanya sebesar 100 Ribu-an. Setelah akupuntur, penulis juga diberi obat oleh prof. atau dokter tersebut.

5 cara menghilangkan masuk angin di atas sudah penulis coba. Jika ditanya mana cara yang paling penulis sering lakukan yaitu dengan cara minum air hangat dan tolak angin. Cara menghilangkan masuk angin yang paling cepat terasa efeknya di tubuh penulis yaitu dengan akupuntur. Kamu juga bisa mencoba cara-cara di atas untuk menghilangkan masuk angin yang sedang menyerang tubuhmu. Semoga bermanfaat dan selamat mecoba.


Kalau kamu punya cara-cara lainnya ataupun punya pengalaman masuk angin, kamu bisa berikan tanggapanmu di kolom komentar ya.


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "5 Cara Menghilangkan Masuk Angin"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel