Mahasiswa Praktikum Ilmu Kesejahteraan Sosial USU Berpartisipasi dalam Pembagian Buku Tabungan BPNT

Saat kegiatan dilakukan di tanjung morawa hari kedua khairunisa  memiliki solusi agas tidak terjadi lgi kericuhan seperti di hari pertama,khairunisa mengusulkan untuk memberi pengarahan kepada masyarakat agar satu persatu memberikan data dengan jaga jarak dan tertib.dan arahan kepada masyarkat bahwa  tahap pertama harus melapor kepada pihak bank untuk memberikan persyarat kemudian kedua memberikan arah pengambilan buku tabungan yang akan dibagikan dan menegaskan kepada masyarakat tetap mematuhi ptokokol kesehatan memakai masker dan berjaga jarak setelah itu memberitahukan kepada kpm bahwa pencairan bantuan pangan non tunai sudah bisa di cairkan di e warung yg sudah di tetapkan oleh kepala dusun untuk informasi yang lebih jelas akan di jelaskan oleh kepada dusun setiap daerah.Saya mengucapkan terimakasih kepada pihak bank bni selaku bekerja sama dengan dinas sosial kepada kami para mahasiswa praktikan karena telah mengizinkan untuk membantu dalam proses pembagian bantuan tersebut.”ucap Khairunisa Saya berharap dengan bantuan ini kpm bisa menafaatkan bantuan pangan dari pemerintah dan setidaknya meringankan kebutuhan pokok yang dimana di masa pandemi covid-19 saat ini dalam segi ekonomi sangatla menurun.dan saya berharap masyarakat lebih bersyukur atas dapatnya bantuan ini karena masih banyak masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan apapun padahal dia masyarakat yang kurang mampu.Dan dengan bantuan ini para kpm bisa lebih efektif dan cerdas dalam menggunakan nya khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan pokok. Saya berharap kepada para penerima bpnt ini agar bisa lebih menggunakannya dalam hal yang bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian keluarga.”ucap Khairunisa “Proses terminasi yaitu pemutusan hubungan kepada seluruh anggota pekerja atau staff maupun pegawai di dinas sosial kab.deli serdang.saya berterimakasih kepada bapak ibu diruangan bidang penanggan fakir miskin sudah menerima saya melakukan kegiatan PKL di bidang tersebut dan telah banyak memberi saya banyak pelajaran dan pembelajaran yang saya dapatkan sungguhla sangat berharga bagi saya,dan saya mohon maaf selama saya PKL pasti banyak kesalahan saya baik itu prilaku saya maupun perkataan saya yang menyinggung bapakibu sekalian.”ucap khairunisa sabila sagala Mahsiswi PKL”


Kemiskinan ialah kasus yang masih dialami oleh tiap negeri spesial nya di indonesia. Bersumber pada informasi pusat statistik( BPS) pada maret 2018 secara rata- rata rumah tangga miskin indonesia mempunyai 46, 8 orang anggota rumah tangga. Dengan demikian, garis besar kemiskinan per rumah tangga miskin secara rata- rata merupakan sebesar 1. 990, 170/ per rumah tangga miskin per bulan. Kemiskinan yang berlangsung dalam. Peraturan tersebut setelah itu menghasilkan suatu inovasi program Bantuan Pangan NonTunai( BPNT). 

Program Bantuan Pangan Nontunai merupakan bantuan pangan yang disalurkan secara nontunai oleh pemerintah kepada keluarga penerima manfaat( KPM) tiap bulan. Lewat akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli bahan pangan di pedagang bahan pangan EWarung yang berkolaborasi dengan Bank( Pedoman pelaksanaan BPTN).

Program BPNT bertujuan mengurangi beban pengeluaran serta memberikan nutrisi yang lebih seimbang kepada KPM, secara  lebih tepat sasaran dan lebih tepat waktu dari program-program serupa sebelumnya.Penyaluran bantuan ini dilakukan melalui akun elektronik (kartu penerima BPNT) yang digunakan untuk membeli bahan pangan berupa: beras dan telur di warung elektronik (e- warung) yang dikelola kelompok usaha bersama (KUBE) KPM Program Keluarga Harapan (PKH). 

Pedagang bahan pangan yang bekerjasama dengan bank Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA). Bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran serta memberikan nutrisi yang lebih seimbang kepada KPM secara tepat sasaran dan tepat waktu.

Dalam hal ini manfaat Program BPNT yaitu meningkatnya ketahanan pangan di tingkat KPM sekaligus sebagai mekanisme perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan. Meningkatnya efisiensi penyaluran bantuan sosial.Meningkatnya akses masyarakat terhadap layanan keuangan dan perbankan. Meningkatnya transaksi nontunai dalam agenda Gerakan Nasional Nontunai. Meningkatnya pertumbuhan ekonomi di daerah, terutama usaha mikro dan kecil di bidang perdagangan.

Mahasiswi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP USU yang bernama Khairunisa Sabila Sagala sedang Melaksanakan Praktek Kerja Langsung di Dinas Sosial Kab.Deli Serdang. Dan ikut serta dalam Proses kegiatan program BPNT yang dimana  Program dari Bidang Penanganan Fakir miskin (Pfm) di Dinas Sosial. khairunisa ikut serta kegiatan BPNT  dikecamatan lubuk pakam dan kecamatan tanjung morawa dimana Program BPNT ini berkerja sama dengan Bank Himbara.

Saat kegiatan dilakukan di tanjung morawa hari kedua khairunisa  memiliki solusi agas tidak terjadi lgi kericuhan seperti di hari pertama,khairunisa mengusulkan untuk memberi pengarahan kepada masyarakat agar satu persatu memberikan data dengan jaga jarak dan tertib.dan arahan kepada masyarkat bahwa  tahap pertama harus melapor kepada pihak bank untuk memberikan persyarat kemudian kedua memberikan arah pengambilan buku tabungan yang akan dibagikan dan menegaskan kepada masyarakat tetap mematuhi ptokokol kesehatan memakai masker dan berjaga jarak setelah itu memberitahukan kepada kpm bahwa pencairan bantuan pangan non tunai sudah bisa di cairkan di e warung yg sudah di tetapkan oleh kepala dusun untuk informasi yang lebih jelas akan di jelaskan oleh kepada dusun setiap daerah.Saya mengucapkan terimakasih kepada pihak bank bni selaku bekerja sama dengan dinas sosial kepada kami para mahasiswa praktikan karena telah mengizinkan untuk membantu dalam proses pembagian bantuan tersebut.”ucap Khairunisa Saya berharap dengan bantuan ini kpm bisa menafaatkan bantuan pangan dari pemerintah dan setidaknya meringankan kebutuhan pokok yang dimana di masa pandemi covid-19 saat ini dalam segi ekonomi sangatla menurun.dan saya berharap masyarakat lebih bersyukur atas dapatnya bantuan ini karena masih banyak masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan apapun padahal dia masyarakat yang kurang mampu.Dan dengan bantuan ini para kpm bisa lebih efektif dan cerdas dalam menggunakan nya khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan pokok. Saya berharap kepada para penerima bpnt ini agar bisa lebih menggunakannya dalam hal yang bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian keluarga.”ucap Khairunisa “Proses terminasi yaitu pemutusan hubungan kepada seluruh anggota pekerja atau staff maupun pegawai di dinas sosial kab.deli serdang.saya berterimakasih kepada bapak ibu diruangan bidang penanggan fakir miskin sudah menerima saya melakukan kegiatan PKL di bidang tersebut dan telah banyak memberi saya banyak pelajaran dan pembelajaran yang saya dapatkan sungguhla sangat berharga bagi saya,dan saya mohon maaf selama saya PKL pasti banyak kesalahan saya baik itu prilaku saya maupun perkataan saya yang menyinggung bapakibu sekalian.”ucap khairunisa sabila sagala Mahsiswi PKL”


Hasil wawancara Khairunisa dengan pihak bank  ini syarat Administrasi untuk penerima BPNT yaitu :

1.( KK & KTP ) asli dan foto copy nya harus lengkap dan terdaftar di data kemensos

2.Harus pemilik rekening tidak boleh di wakilkan (kalau dalam keadaan sakit akan di adakan jadwal kunjungan ke rumah yang tersebut.

Untuk melakukan Validasi data kpm harus membawa KK,KTP yang sudah terdaftar di data kemensos (DTKS).setelah dilakukan verifikasi data kpm mendapatkan buku tabungan yang selanjutnya pencairan bantuan dilakukan di E-warung yang sudah di tentukan.                

Saat kegiatan dilaksanakan di lubuk pakam,khairunisa berinisiatif meminta izin kepihak pelaksana kegiatan BPNT agar membantu melakukan validasi data dengan mengecek nama di buku tabungan sama dengan yang di ktp agar tidak terjadi kesalahan dalam data serta memberi arahan kepada masyarakat yang sudah tervalidasi agar melapor pada ke kepala dusun didesanya. 

Selama proses pembagian bantuan berlangsung ada beberapa kendala berupa ketidaksesuai data administarsi penerima Kpm,keterambatan kehadiran para penerima kpm yang mempengaruhi durasi pembagian bantuan,mengambilan bantuan tidak dapat di wakilin oalah siapa pun,dan masih banyak ketidaktauan masyarakat tentang pencairan bantuan pangan non tunai(BPNT).

Kegiatan selanjutnya khairunisa ikut serta dalam membagikan buku tabungan yang dilaksanakan di Tanjung morawa dengan jumlah kpm cukup banyak ,dikarenakan dengan jumlah kpm yang terbilang banyak maka kegiatan berlangsung selama dua hari.kegiatan dihari pertama Sangatlah ricuh dikarenakan banyak nya masyarakat yang mendapat bantuan kemudian ada beberapa masyarakat yang tidak sabar menunggu ditambah dengan padatnya didalam ruangan membuat mereka tidak betah didalam ruangan.

Padahal sudah di himbaukan agar nama yang di panggil yang memasuki ruangan tapi masyarakat tidak mengikuti apa yang sudah di himbau,ada pula kendala yang terjadi lagi dimana adanya kpm yang kurang bertanggung jawab karena disaat itu ia telat datang sedangkan sudah banyak masyarakat yang menunggu dan sudah banyak yang panggil jdi terkait kendala tersebut maka mereka di himbau untuk melapor ke kepala dusun didesanya.

Saat kegiatan dilakukan di tanjung morawa hari kedua khairunisa  memiliki solusi agas tidak terjadi lgi kericuhan seperti di hari pertama,khairunisa mengusulkan untuk memberi pengarahan kepada masyarakat agar satu persatu memberikan data dengan jaga jarak dan tertib.dan arahan kepada masyarkat bahwa  tahap pertama harus melapor kepada pihak bank untuk memberikan persyarat kemudian kedua memberikan arah pengambilan buku tabungan yang akan dibagikan dan menegaskan kepada masyarakat tetap mematuhi ptokokol kesehatan memakai masker dan berjaga jarak setelah itu memberitahukan kepada kpm bahwa pencairan bantuan pangan non tunai sudah bisa di cairkan di e warung yg sudah di tetapkan oleh kepala dusun untuk informasi yang lebih jelas akan di jelaskan oleh kepada dusun setiap daerah.Saya mengucapkan terimakasih kepada pihak bank bni selaku bekerja sama dengan dinas sosial kepada kami para mahasiswa praktikan karena telah mengizinkan untuk membantu dalam proses pembagian bantuan tersebut.”ucap Khairunisa Saya berharap dengan bantuan ini kpm bisa menafaatkan bantuan pangan dari pemerintah dan setidaknya meringankan kebutuhan pokok yang dimana di masa pandemi covid-19 saat ini dalam segi ekonomi sangatla menurun.dan saya berharap masyarakat lebih bersyukur atas dapatnya bantuan ini karena masih banyak masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan apapun padahal dia masyarakat yang kurang mampu.Dan dengan bantuan ini para kpm bisa lebih efektif dan cerdas dalam menggunakan nya khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan pokok. Saya berharap kepada para penerima bpnt ini agar bisa lebih menggunakannya dalam hal yang bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian keluarga.”ucap Khairunisa “Proses terminasi yaitu pemutusan hubungan kepada seluruh anggota pekerja atau staff maupun pegawai di dinas sosial kab.deli serdang.saya berterimakasih kepada bapak ibu diruangan bidang penanggan fakir miskin sudah menerima saya melakukan kegiatan PKL di bidang tersebut dan telah banyak memberi saya banyak pelajaran dan pembelajaran yang saya dapatkan sungguhla sangat berharga bagi saya,dan saya mohon maaf selama saya PKL pasti banyak kesalahan saya baik itu prilaku saya maupun perkataan saya yang menyinggung bapakibu sekalian.”ucap khairunisa sabila sagala Mahsiswi PKL”


Saat kegiatan dilakukan di tanjung morawa hari kedua khairunisa  memiliki solusi agas tidak terjadi lgi kericuhan seperti di hari pertama,khairunisa mengusulkan untuk memberi pengarahan kepada masyarakat agar satu persatu memberikan data dengan jaga jarak dan tertib.dan arahan kepada masyarkat bahwa  tahap pertama harus melapor kepada pihak bank untuk memberikan persyarat.

Kemudian kedua memberikan arah pengambilan buku tabungan yang akan dibagikan dan menegaskan kepada masyarakat tetap mematuhi ptokokol kesehatan memakai masker dan berjaga jarak setelah itu memberitahukan kepada kpm bahwa pencairan bantuan pangan non tunai sudah bisa di cairkan di e warung yg sudah di tetapkan oleh kepala dusun untuk informasi yang lebih jelas akan di jelaskan oleh kepada dusun setiap daerah.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada pihak bank bni selaku bekerja sama dengan dinas sosial kepada kami para mahasiswa praktikan karena telah mengizinkan untuk membantu dalam proses pembagian bantuan tersebut.”ucap Khairunisa.

"Saya berharap dengan bantuan ini kpm bisa menafaatkan bantuan pangan dari pemerintah dan setidaknya meringankan kebutuhan pokok yang dimana di masa pandemi covid-19 saat ini dalam segi ekonomi sangatla menurun.dan saya berharap masyarakat lebih bersyukur atas dapatnya bantuan ini karena masih banyak masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan apapun padahal dia masyarakat yang kurang mampu.Dan dengan bantuan ini para kpm bisa lebih efektif dan cerdas dalam menggunakan nya khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan pokok. Saya berharap kepada para penerima bpnt ini agar bisa lebih menggunakannya dalam hal yang bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian keluarga.”ucap Khairunisa.

Saat kegiatan dilakukan di tanjung morawa hari kedua khairunisa  memiliki solusi agas tidak terjadi lgi kericuhan seperti di hari pertama,khairunisa mengusulkan untuk memberi pengarahan kepada masyarakat agar satu persatu memberikan data dengan jaga jarak dan tertib.dan arahan kepada masyarkat bahwa  tahap pertama harus melapor kepada pihak bank untuk memberikan persyarat kemudian kedua memberikan arah pengambilan buku tabungan yang akan dibagikan dan menegaskan kepada masyarakat tetap mematuhi ptokokol kesehatan memakai masker dan berjaga jarak setelah itu memberitahukan kepada kpm bahwa pencairan bantuan pangan non tunai sudah bisa di cairkan di e warung yg sudah di tetapkan oleh kepala dusun untuk informasi yang lebih jelas akan di jelaskan oleh kepada dusun setiap daerah.Saya mengucapkan terimakasih kepada pihak bank bni selaku bekerja sama dengan dinas sosial kepada kami para mahasiswa praktikan karena telah mengizinkan untuk membantu dalam proses pembagian bantuan tersebut.”ucap Khairunisa Saya berharap dengan bantuan ini kpm bisa menafaatkan bantuan pangan dari pemerintah dan setidaknya meringankan kebutuhan pokok yang dimana di masa pandemi covid-19 saat ini dalam segi ekonomi sangatla menurun.dan saya berharap masyarakat lebih bersyukur atas dapatnya bantuan ini karena masih banyak masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan apapun padahal dia masyarakat yang kurang mampu.Dan dengan bantuan ini para kpm bisa lebih efektif dan cerdas dalam menggunakan nya khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan pokok. Saya berharap kepada para penerima bpnt ini agar bisa lebih menggunakannya dalam hal yang bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian keluarga.”ucap Khairunisa “Proses terminasi yaitu pemutusan hubungan kepada seluruh anggota pekerja atau staff maupun pegawai di dinas sosial kab.deli serdang.saya berterimakasih kepada bapak ibu diruangan bidang penanggan fakir miskin sudah menerima saya melakukan kegiatan PKL di bidang tersebut dan telah banyak memberi saya banyak pelajaran dan pembelajaran yang saya dapatkan sungguhla sangat berharga bagi saya,dan saya mohon maaf selama saya PKL pasti banyak kesalahan saya baik itu prilaku saya maupun perkataan saya yang menyinggung bapakibu sekalian.”ucap khairunisa sabila sagala Mahsiswi PKL”


“Proses terminasi yaitu pemutusan hubungan kepada seluruh anggota pekerja atau staff maupun pegawai di dinas sosial kab.deli serdang.saya berterimakasih kepada bapak/ ibu diruangan bidang penanggan fakir miskin sudah menerima saya melakukan kegiatan PKL di bidang tersebut dan telah banyak memberi saya banyak pelajaran dan pembelajaran yang saya dapatkan sungguhla sangat berharga bagi saya,dan saya mohon maaf selama saya PKL pasti banyak kesalahan saya baik itu prilaku saya maupun perkataan saya yang menyinggung bapak/ibu sekalian.”ucap khairunisa sabila sagala Mahsiswi PKL," katanya.


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Mahasiswa Praktikum Ilmu Kesejahteraan Sosial USU Berpartisipasi dalam Pembagian Buku Tabungan BPNT "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel