Tria: “Tetap Tersenyum Meski Ujian Datang Tiada Henti”

Tria: “Tetap Tersenyum Meski Ujian Datang Tiada Henti”

Medan (IZI Sumut) – “Tetap tersenyum meski ujian datang tiada henti”, sebuah kalimat motivasi yang jarang diterapkan bagi sebagian orang. Tapi tidak dengan bu Tria Cony Nurlita atau biasa dipanggil bu Tria, seorang ibu rumah tangga yang baru berusia 26 tahun. Kini, bu Tria menderita kanker payudara, sebuah penyakit yang sering menggiring orang pada jurang keputusasaan.

“Saya dulu pertama kali, nangis… putus asa. Tiba-tiba kok ada kanker, payudara saya nyeri, membengkak, lalu dirujuk ke Rumah sakit. Dikemo (baca: Kemoterapi), sendirian. Takut saya, tapi, saya percaya, walau ujian dari Allah ditimpakan, insyaAllah saya tetap senyum” Jelas Tria, Jum’at (8/1)

Gejala yang pertama kali dirasakan bu Tria yakni adanya benjolan kecil di payudara, namun karena belum tahu, masih terus diabaikan. Beberapa minggu kemudian, bu Tria mengeluhkan rasa nyeri di payudara kepada suaminya, Bapak Legiman (29). Oleh pak Legiman, kemudian diperiksa ke rumah sakit terdekat di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara.

Dalam hitungan bulan, penyakit bu Tria semakin parah, hingga mencapai fase dimana payudara sudah membengkak dan pecah. Pak Legiman yang tidak bekerja tetap (serabutan) sangat terbebani dengan ekonomi. Dengan keikhlasan hati, pak Legiman selama 6 bulan rutin mengantarkan bu Tria untuk kemoterapi.

Alhamdulillah, dengan adanya Rumah Singgah Pasien Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) memudahkan pak Legiman dan Bu Tria untuk tetap rutin kemoterapi. “Alhamdulillah, sangat tertolong sekali dengan adanya rumah singgah ini. Tidak lagi memikirkan ongkos, bayaran tempat tinggal. Terima kasih IZI yang telah banyak membantu” Ungkap Tria dengan rasa syukur.

(Reinpal Falefi/IZI/Sumut)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Tria: “Tetap Tersenyum Meski Ujian Datang Tiada Henti”"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel