Metode Dakwah Dai di Masa Pandemi Covid-19

Oleh : Rahmat Saleh

            Pada masa pandemi Covid-19 saat ini, pemerintah menganjurkan masyarakat untuk stay at home dan mengikuti protokol kesehatan seperti social distancing, menggunakan masker saat keluar rumah, menggunakan hansanitizer dan lain-lain untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Begitu juga dengan kegiatan keagamaan seperti tablig akbar ataupun kegiatan keagamaan lainnya yang memicu terjadiya pengumpulan masa.

            Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa mengenai penyelenggaraan ibadah di tengah wabah covid-19. Dalam fatwa nomor 14 tahun 2020 MUI menyebut bahwa orang yang teah terpapar virus corona “wajib menjaga dan mengisolasi diri agar tidak terjadi penilaran kepada orang lain”. Berdasarkan fatwa yang ditanda tangani oleh ketua komisi fatwa MUI, Hasanuddin AF mengatakan, “baginya haram melakukan aktivitas ibadah sunnah yang membuka peluang terjadiya penularan, seperti shalat tarawih di masjid atau tempat umum lainnya, serta menghadiri pengajian dan tablig akbar”.

            Menanggapi hal itu, para Dai hendaknya memiliki metode atau cara untuk tetap melakukan penyiaran agama islam dengan baik tanpa melanggar peraturan yang ada.

Adapun metode dakwah dai di masa pandemi Covid-19 sebagai berikut :


Metode Dakwah Fardiah

            Dakwah fardiah merupakan metode dakwah yang dilakukan seseorang kepada orang lain (1 orang) atau kepada beberapa orang dalam jumlah yang kecil dan terbatas. Terkait dengan ini para dai hendaknya menyikapi perturan MUI tersebut dengan menggunakan metode ini, karena penyebaran agama islam atau penyampaian dakwah tidak dalam skala besar dan tetap mengikuti protocol kesehatan berkumpul tidak lebih dari lima orang.


Metode Dakwah Bil-Lisan

            Metode ini ialah metode menyampaikan informasi atau pesan dakwah melalui lisan ataupun ceramah. Namun di masa pandemi Covid-19 para dai mengganti cara penyampaiannya dengan menggunakan media sosial ataupun materi dakwah yang ingin disampaikan kepada jamaah hendaknya direkam dan di upload ke media sosial agar jamaah tidak tertinggal dengan materi-materi dakwah yang ingin disampaikan oleh muballik ataupun dai.


Metode Dakwah Bil-Haal

            Metode ini dilakukan dengan mengedepankan perbuatan nyata dengan maksud agar si penerima dakwahmenjadikan dai atau juru dakwah sebagai panutan. Di masa pandemic ini sangat perlu peran dai untuk memberikan aksi nyata melalui perbuatannya, seperti melakukan penggalangan dana ataupun sedekah untuk para korban atau yang terdampak Covid-19. Dengan memberikan aksi nyata otomatis jamaahnya akan meniru ataupun meneladani sikap dai.


Metode Dakwah Bit-Tadwin

            Metode dakwah ini menggunakan pola dakwah melalui tulisan, baik dengan menerbitkan kitab, buku, dan pesan-pesan dakwah melalui karangannya. Di masa Covid-19 sangat banyak masyarakat ataupun jamaah yang membutuhkan referensi untuk menjalankan aktivitas ibadah dan karena peraturan pemerintah untuk tidak melakukan pengajian secara besar ataupun tablig akbar, disinilah salah satu cara dai untuk penyiaran agama islam melalui buku karangannya yang relative lebih efisien dan bermakna.

Melihat pemaparan beberapa strategi dakwah dai di masa pandemi Covid-19 di atas, keempat metode dakwah yang bisa di lakukan oleh Dai di masa pandemi covid-19 Yang paling baik dan relefan  untuk di lakukan oleh Dai dalam penyebaran agama Islam atau untuk membagi materi dakwahnya menurut saya iyalah dengan menggunakan metode dakwah bil-lisan namun dengan merekamnya dan membagikannya ke media sosial, mengingat pada zaman sekarang masyarakat tidak dapat di pisahkan lagi dengan smartphonenya dan mempermudahnya dalam menerima materi dakwah. Dengan metode ini juga jama'ah tidak ketinggalan materi dakwahnya.


*Penulis merupakan mahasiswa program studi Manajemen Dakwah yang sedang melaksanakan KKN DR UIN-SU

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Metode Dakwah Dai di Masa Pandemi Covid-19"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel